Tampilkan postingan dengan label Cerita Unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Unik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Agustus 2015

Cerita Unik : Potongan 50 Persen



Seorang bocah tampak sedih. Rupanya, di sedih karena tidak bisa melanjutkan sekolah. Orang tuanya yang miskin tidak sanggup membiayai sekolahnya.

Setelah beberapa lama, ia menemukan cara untuk memperoleh beasiswa. “Aku akan berkirim surat kepada Tuhan. Dia pasti mau memberiku uang. Dia-kan Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Dia pun mengambil secarik kertas dan menulis :

Kepada Tuhan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Tuhan, kalau Engkau baik, berilah aku uang 1 juta untuk biaya sekolah.
Cukup sekian, atas perhatian-Nya aku sampaikan banyak terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Imam.
----

Surat itu kemudian dimasukkan ke dalam amplop. Dan diluar amplop ditulis :

Kepada Tuhan
Perihal : Mohon bantuan biaya sekolah

Tak lupa, ia juga menuliskan alamat rumahnya di balik amplop tersebut. Segera ia memasukkannya ke kotak pos terdekat.

Selasa, 24 Februari 2015

Cerita Unik : Mr. Asa Khair


Alkisah, di sebuah kerajaan, ada seorang penasihat raja yang selalu berpikir positif. Setiap ada kejadian, ia selalu mengucapkan “asa khair” (semoga menjadi baik). Hingga akhirnya ia dikenal sebagai Mr. Asa Khair.

Suatu ketika, sang raja yang memiliki kegemaran berburu mengajaknya untuk melakukan perburuan di hutan. Tiba-tiba, karena kurang hati-hati, jari kelingking tangan sang raja digigit ular dan terpaksa harus dipotong karena keracunan. Sang raja bersedih dan meminta pendapat penasihatnya tersebut.

“Bagaimana pendapatmu tentang jari kelingkingku ini?”, tanya sang raja.

Si penasihat dengan enteng menjawab, “Asa khair, semoga semuanya baik-baik saja, baginda. Apa pun yang terjadi, patut disyukuri.”

Mendengar ucapan penasihatnya itu, sang raja langsung marah besar, “Kurang ajar! Aku sedang terkena musibah, bukannya dihibur malah berkata “asa khair”, malah disuruh bersyukur!”, bentak raja. Karena saking marahnya, sang raja langsung memerintahkan pengawalnya untuk memenjarakan si penasihat itu. Dan sang raja pun mengangkat penasihat baru.

Selasa, 04 Februari 2014

Cerita Unik : Aneh




Suatu hari, Amin berjalan di luar rumah dan mendapati seorang lelaki duduk di tepi jalan sambil menangis. “Ada apa, Sahabatku?”, tanya Amin, “Mengapa engkau menangis?”

“Saya menangis karena saya begitu miskin,” ratap lelaki itu, “saya tidak punya uang dan dan yang saya punya hanyalah kantong kecil ini.”

“Ahha!”, kata Amin yang segera merampas kantong itu dan segera berlari secepat mungkin sampai dia hilang dari pandangan.

“Sekarang saya tidak punya apa-apa.”, keluh lelaki miskin itu, sambil menangis lebih keras saat berjalan dengan susah payah di jalan menuju ke arah Amin menghilang.

Minggu, 19 Januari 2014

Cerita Unik : Parasut




Tepat pukul 10 di pagi yang cerah sebuah pesawat terbang komersil tinggal landas. Pesawat berukuran kecil tersebut hanya melayani penerbangan lokal di daerah. Di dalamnya terdapat tujuh orang yaitu pilot dan asistennya co-pilot. Seorang pejabat pemerintahan, seorang pengusaha kaya, seorang mahasiswa yang baru pulang kampung saat libur semester. Penumpang lainnya adalah seorang kakek beserta cucunya yang kini sekolah di tingkat SMK.

Di tengah perjalanan, saat berada di atas kawasan perbukitan tiba-tiba cuaca berubah menjadi tidak bersahabat. Hujan deras disertai angin kencang dan petir yang terus menyambar sehingga membuat pesawat tidak stabil.

Pilot di bantu co-pilot berusaha dengan seluruh kemampuan untuk mengendalikan pesawat, hingga petir menyambar bagian ekor pesawat dan menyebabkan  salah satu dari dua mesin pesawat mati. Pilot segera menghubungi menara pengawas dan melaporkan kondisi pesawat.

“Mayday…mayday!”, kata sang pilot mengabarkan bahwa pesawat akan jatuh. Penumpang pun panik, sebagian berteriak minta tolong. Beberapa diam sambil berdoa akan keselamatannya.

Tak lama kemudian, pintu ruang kopkit terbuka dan keluarlah pilot beserta rekannya co-pilot. Mereka melaporkan keadaan pesawat kepada penumpang.

“Saudara-saudara penumpang yang terhormat, sebuah petir telah menyambar bagian ekor pesawat dan menyebabkan salah satu mesin peswat mati. Hal itu membuat pesawat tidak stabil dan akan jatuh. Namun kita bisa menyelamatkan diri dengan parasut yang ada di pesawat. Sayangnya hanya ada enam parasut. Saya dan rekan saya sudah mengambil dua. Mohon maaf atas gangguan ini.”.

Rabu, 08 Januari 2014

Cerita Unik : Kematian



Malaikat Izrail (malaikat maut) menatp tajam salah seorang perwira Nabi Sulaiman. Karena sangat takut, perwira itu segera menghadap Nabi Sulaiman. 

“Aku melihat Izrail menatapku. Aku takut dia akan mencabut nyawaku. Tolong perintahkan angin untuk mengantarku ke India, sehingga bila dia kembali ke sini, dia tidak akan menemukanku dan tidak jadi mencabut nyawaku.”

Nabi Sulaiman pun memerintahkan angin untuk menghembuskan perwira itu ke India. Ketika Malaikat maut kembali. Nabi Sulaiman bertanya kepadanya.

 “Mengapa tadi engkau menatap tajam perwiraku?”

Senin, 02 Desember 2013

Cerita Unik : Surat Tuhan




Tuhan bermaksud mengetahui ketakwaan hamba-hamba-Nya. Maka, diutuslah seorang malaikat yang ahli statistik untuk menelitinya.

Tanpa diduga, ternyata hamba yang bertakwa hanya 10 persen saja. Sedangkan, yang 90 persen masih durhaka.

Kemudian, Tuhan mengutus seorang nabi untuk memberikan pencerahan. Setelah beberapa tahun kemudian, diadakan penelitian lagi, dan ternyata hasilnya tak jauh beda dengan yang pertama.

Karena kasih sayang-Nya yang tidak terbatas, diutuslah lagi seorang nabi untuk memberikan peringatan.

Tetapi setelah diadakan penelitian, ternyata hasilnya tetap. Yaitu 10 persen bertakwa dan 90 persen durhaka.

Akhirnya, Tuhan memutuskan untuk memberikan sebuah surat yang luar biasa kepada 10 persen hamba-Nya yang bertakwa itu.

Sabtu, 30 November 2013

Cerita Unik : Pertolongan Allah



Karena hujan yang cukup lebat, banjir melanda sebuah pinggiran kota. Semua penduduk pergi mengungsi menyelamatkan diri, kecuali seorang kiai. Dengan keyakinan yang tinggi, dia tetap berada di masjid. Padahal, banjir sudah mulai menggenanginya.

Sebuah perahu penyelmat datang hendak mengevakuasi kiai itu, tetapi dengan tenang kiai itu berkata, “Terima kasih, saya akan tetap bertahan disini.”

Hujan semakin lebat, banjir semakin tinggi. Dan datanglah perahu kedua hendak menolong Pak Kiai. Tetapi, lagi-lagi kiai itu menolak, “Terima kasih, saya yakin Allah akan menolong saya.”

Hujan tidak juga berhenti, sehingga keadaan sangat gawat. Perahu tidak mungkin lagi untuk melalui banjir. Akhirnya, tim penyelamat mengirimkan helikopter ke masjid tempat Pak Kiai berlindung. Namun kiai itu tetap tidak mau dievakuasi. “Tuhan pasti menolong saya. Jadi, saya akan tetap disini.”

Akhirnya, banjir menyapu masjid itu, dan nyawa kiai itu tidak terselamatkan.

Selasa, 26 November 2013

Cerita Unik : Mengingat Allah




Dua orang sahabat Imam dan Amin bertemu di sebuah rumah makan setelah dua puluh tahun tidak berjumpa.  Setelah kangen-kangenan dan ngobrol cukup lama, Imam mengajak sahabatnya untuk sholat.

Tetapi Amin menolak, “Maaf kawan, sudah dua puluh tahun, aku tidak pernah lagi sholat.”

“Apa? Mengapa? Dulu, sewaktu kita masih kecil, engkaulah yang paling rajin mengaji dan sholat.”, Imam terkejut.

“Bahkan, aku pun tidak pernah lagi menyebut nama Allah.”, tambah si Amin.

“Dulu, ketika kita masih miskin, kau begitu rajin beribadah, tetapi mengapa sekarang setelah hidupmu mapan justru kau melupakan Allah? Baiklah, maukah kau kubantu untuk menyebut nama-Nya?”, kata Imam.

Amin menjawab, “Tentu saja, kawan…”