Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 April 2016

Lakukan Amalan Ini, Ajalnya Ditunda 5 Tahun




Kisah-kisah keajaiban amal bukan bualan, tapi kenyataan. Bukan hanya dialami oleh orang-orang akhir zaman, keajaiban itu sudah terlebih dahulu dibuktikan oleh generasi terdahulu umat ini. Dalam kisah berikut ini, usia laki-laki di zaman Nabi Sulaiman bin Dawud ‘Alaihimas salam ini dipanjangkan oleh Allah Ta’ala karena melakukan satu amalan mulia. Iya, hanya satu amalan.

Laki-laki ini mendatangi Nabi Sulaiman ‘Alaihis salam bersama seorang wanita. Keduanya minta dinikahkan. Selesai prosesi sakral nan suci itu, keduanya pulang. Sesaat setelah mereka keluar, ada malaikat bertamu ke rumah Nabi yang mampu berbincang-bincang dengan binatang ini.

Kepada Nabi Sulaiman, malaikat itu memberitahukan bahwa laki-laki tersebut akan mati dalam lima hari ke depan. Hanya sebentar, lalu malaikat pergi.

Lima hari setelahnya, Nabi Sulaiman ‘Alaihis salam masih terlihat sibuk dengan aktivitasnya. Hingga hari kelima habis, laki-laki yang disebut oleh malaikat itu masih hidup. Nabi Sulaiman hanya diam, sembari bertanya-tanya, kok bisa malaikat berkata demikian, tapi tidak kejadian?

Kata Mutiara Hari Ini 16


Kamis, 17 Maret 2016

Hikmah dari Kehilangan





Pada suatu masa, di sebuah pedesaan China, hidup seorang pria tua dan keluarganya. Pria tersebut mengolah sebuah kebun dan memiliki beberapa hewan peliharaan, salah satu peliharaannya adalah seekor kuda jantan. Suatu ketika, kuda yang dimiliki pria tua tersebut hilang. Beberapa tetangga mengatakan sempat melihat kuda tersebut berlari melewati batas daerah yang tidak boleh dilewati oleh warga desa. Pria tua itu menjadi sedih, tetapi dia mengatakan, "Tidak apa, barangkali kejadian ini bukan sesuatu yang buruk dan siapa tahu akan datang sesuatu yang baik."

Setelah hari berganti hari, pada malam hari, pria tua itu dikejutkan dengan suara kuda. Dia langsung bangkit dan melihat ke arah luar rumah, tampak kudanya yang hilang telah kembali dan membawa seekor kuda betina entah milik siapa yang menjadi pasangannya. Tentu saja, seperti peraturan di desa itu, kuda yang tidak diketahui pemiliknya atau liar akan menjadi milik mereka yang menemukan. Para tetangga memberi selamat pada pria tua yang telah mendapatkan kembali kudanya serta tambahan satu kuda secara cuma-cuma.

Setelah waktu berjalan, anak laki-laki dari pria tua tersebut mulai berlatih untuk naik ke atas punggung kuda dan memacu kuda tersebut di sekitar area perkebunan. Sayangnya, pada suatu hari, anak laki-laki itu jatuh dari atas punggung kuda dan mengalami cedera kaki yang sangat parah. Perlu waktu lama untuk sembuh, tetapi sekalipun telah sembuh, anak laki-laki itu tidak bisa berjalan normal. "Tidak apa-apa, nak" ujar si pria tua, "Mungkin hal ini akan mendatangkan sesuatu yang lebih baik untuk mu,"

Selasa, 15 Maret 2016

HALAL BUAT KAMI DAN HARAM BUAT TUAN




Ulama Abu Abdurrahman Abdullah bin al-Mubarak al Hanzhali al Marwazi ulama terkenal di makkah yang menceritakan riwayat ini.

Suatu ketika, setelah selesai menjalani salah satu ritual haji, ia beristirahat dan tertidur. Dalam tidurnya ia bermimpi melihat dua malaikat yang turun dari langit. Ia mendengar percakapan mereka :

“Berapa banyak yang datang tahun ini?” tanya malaikat kepada malaikat lainnya.
“Tujuh ratus ribu,” jawab malaikat lainnya.
“Berapa banyak mereka yang ibadah hajinya diterima?”
“Tidak satupun”

Percakapan ini membuat Abdullah gemetar.
“Apa?” ia menangis dalam mimpinya. “Semua orang-orang ini telah datang dari belahan bumi yang jauh, dengan kesulitan yang besar dan keletihan di sepanjang perjalanan, berkelana menyusuri padang pasir yang luas, dan semua usaha mereka menjadi sia-sia?”

Sambil gemetar, ia melanjutkan mendengar cerita kedua malaikat itu.

“Namun ada seseorang, yang meskipun tidak datang menunaikan ibadah haji, tetapi ibadah hajinya diterima dan seluruh dosanya telah diampuni . Berkat dia seluruh haji mereka diterima oleh Allah.”
“Kok bisa”
“Itu Kehendak Allah”
“Siapa orang tersebut?”
“Sa’id bin Muhafah tukang sol sepatu di kota Damsyiq (damaskus sekarang)”

Mendengar ucapan itu, ulama itu langsung terbangun, Sepulang haji, ia tidak langsung pulang ke rumah, tapi langsung menuju kota Damaskus, Siria.

Jangan Berhenti Berdoa




Kisah nyata, terjadi di Pakistan. Seorang Dr Ahli Bedah terkenal (Dr. Ishan) tergesa-gesa menuju airport. Beliau berencana akan menghadiri Seminar Dunia dalam bidang kedokteran, yang akan membahas penemuan terbesarnya di bidang kedokteran.

Setelah perjalanan pesawat sekitar 1 jam, tiba-tiba diumumkan bahwa pesawat mengalami gangguan dan harus mendarat di airport terdekat.

Beliau mendatangi ruangan penerangan dan berkata: Saya ini dokter spesial, tiap menit nyawa manusia bergantung ke saya, dan sekarang kalian meminta saya menunggu pesawat diperbaiki dalam 16 jam?

Pegawai menjawab: Wahai dokter, jika anda terburu-buru anda bisa menyewa mobil, tujuan anda tidak jauh lagi dari sini, kira-kira dengan mobil, 3 jam tiba.

Dr. Ishan setuju dengan usul pegawai tersebut dan menyewa mobil. Baru berjalan 5 menit, tiba-tiba cuaca mendung, disusul dengan hujan besar disertai petir yang mengakibatkan jarak pandang sangat pendek.

Setelah berlalu hampir 2 jam, mereka tersadar mereka tersesat dan terasa kelelahan. Terlihat sebuah rumah kecil tidak jauh dari hadapannya, dihampirilah rumah tersebut dan mengetuk pintunya.

Kamis, 06 Agustus 2015

Cerita Unik : Potongan 50 Persen



Seorang bocah tampak sedih. Rupanya, di sedih karena tidak bisa melanjutkan sekolah. Orang tuanya yang miskin tidak sanggup membiayai sekolahnya.

Setelah beberapa lama, ia menemukan cara untuk memperoleh beasiswa. “Aku akan berkirim surat kepada Tuhan. Dia pasti mau memberiku uang. Dia-kan Maha Pengasih dan Maha Penyayang.”

Dia pun mengambil secarik kertas dan menulis :

Kepada Tuhan

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Tuhan, kalau Engkau baik, berilah aku uang 1 juta untuk biaya sekolah.
Cukup sekian, atas perhatian-Nya aku sampaikan banyak terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Imam.
----

Surat itu kemudian dimasukkan ke dalam amplop. Dan diluar amplop ditulis :

Kepada Tuhan
Perihal : Mohon bantuan biaya sekolah

Tak lupa, ia juga menuliskan alamat rumahnya di balik amplop tersebut. Segera ia memasukkannya ke kotak pos terdekat.

Jumat, 01 Mei 2015

Al-Qur’an Surat Al Fathir 27 - Gunung Berwarna-Warni


Seperti halnya Surat Ar Rahman 19-20 yang menyebutkan fenomena alam berupa pertemuan dua lautan yang tidak bercampur; ternyata fenomena gunung berwarna-warni yang difirmankan Allah dalam Surat Al Fahir 27, pun benar adanya.

Meskipun demikian,mungkin masih banyak orang yang belum mengetahui fenomena alam yang indah berupa gunung-gunung yang berwarna-warni di Zhangye Danxia, provinsi Gansu, Cina.

Al-Qur'an telah menginformasikan fenomena alam tersebut 14 abad yang lalu. Apakah Nabi Muhammad SAW pernah ke Cina? Tidak pernah sama sekali. Tiada lain tiada bukan, informasi tersebut bersumber dari wahyu Allah SWT semata,


"Tidakkah engkau melihat bahwa Allah menurunkan air dari langit lalu dengan air itu Kami hasilkan buah-buahan yang beraneka macam jenisnya. Dan di antara gunung-gunung itu ada garis-garis putih dan merah yang BERANEKA MACAM WARNANYA dan ada (pula) yang hitam pekat." (QS. Fathir 27)

Gunung yang terletak di China ini tampak seperti hamparan pelangi karena itu orang menyebutnya 'rainbow mountain'.

Senin, 27 April 2015

11 Hal Yang Harus Kamu Ingat Sebelum Mengeluh




1.    Sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.

2.    Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3.    Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa, Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.

4.    Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5.    Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu. Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

Kamis, 12 Maret 2015

Di Surga Tidak Ada Nenek-Nenek



Diriwayatkan bahwa seorang perempuan tua datang kepada Rasulullah seraya berkata, “Wahai Rasulullah, berdoalah kepada Allah untukku agar Ia memasukkanku ke dalam surga.”

Rasulullah berkata kepadanya, “Wahai ibu fulan, sesungguhnya surga itu tidak dimasuki nenek-nenek.” (HR At-Thirmidzi)

Lalu wanita tua itu bersusah hati dan menangis, ia menyangka bahwa ia tidak akan masuk surga.

Ketika Rasulullah menyaksikan itu, beliau menjelaskan maksudnya. Bahwa orang yang telah lanjut usia itu tidak akan masuk surga dalam keadaan lanjut usia. Kemudian Rasulullah membacakan ayat,

Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS Al-Waqi’ah : 35-37)

***

Sumber : Semua Ada Saatnya, Penulis Mahmud al-Mishri, Penerbit Pustaka Al-Kautsar

Jumat, 06 Maret 2015

Al-Balkhi dan Si Burung Pincang




Alkisah, hiduplah pada zaman dahulu seorang yang terkenal dengan kesalehannya, bernama al-Balkhi. Ia mempunyai sahabat karib yang bernama Ibrahim bin Adham, yang terkenal sangat zuhud. Orang sering memanggil Ibrahim bin Adham dengan panggilan Abu Ishak.

Pada suatu hari, al-Balkhi berangkat ke negeri orang untuk berdagang. Sebelum berangkat, ia tidak ketinggalan untun berpamitan dengan sahabatnya. Namun belumlah seberapa lama al-Balkhi meninggalkan tempat itu, tiba-tiba ia telah datang lagi.

Sahabatnya itu menjadi heran, mengapa ia pulang begitu cepat dari yang direncanakan. Padahal negeri yang ditujunya itu juga sangat jauh letaknya. Ibrahim bin Adham yang saat itu berada di masjid langsung bertanya kepada al-Balkhi, sahabatnya.

“Wahai al-Balkhi sahabatku, mengapa engkau begitu cepat pulang?”

“Dalam perjalanan”, jawab al-Balkhi, “aku melihat suatu keanehan, sehingga aku memutuskan untuk segera membatalkan perjalanan.”

“Keanehan apa yang kau maksud?”, tanya Ibrahim bin Adham penasaran.

“Ketika aku sedang istirahat di sebuah bangunan yang telah rusak”, jawab al-Balkhi menceritakan, “aku memperhatikan seekor burung yang pincang dan buta. Aku pun kemudian bertanya-tanya dalam hati. ‘Bagaimana burung ini bisa bertahan hidup, padahal dia berada di tempat yang jauh dari teman-temannya, matanya tidak bisa melihat, berjalan pun ia tidak bisa.’

Rabu, 04 Maret 2015

Menebar Kebaikan Untuk Meraih Kebaikan






Di suatu negeri terdapat petani yang menanam jagung unggulan dan sering kali memenangkan penghargaan petani dengan jagung terbaik sepanjang musim.

Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara dan menggali rahasia kesuksesan petani tersebut. Wartawan itu menemukan bahwa petani itu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya.

"Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dengan tetangga Anda, lalu bersaing dengannya dalam kompetisi yang sama setiap tahunnya?" tanya wartawan, dengan penuh rasa heran dan takjub.

Kamis, 26 Februari 2015

Mengapa Kita Harus Bersabar?




Sabar Akan Menyelamatkan Kita
Kesabaran bisa menjadi penolong yang akan menyelamatkan seseorang dari bahaya, baik bahaya dunia terlebih lagi bahaya akhirat.

Ketika seseorang dapat berlaku sabar saat mengemudikan kendaraan, baik berupa motor ataupun mobil, ia melakukannya dengan kesabaran dan konsisten. Betapa pun ia terburu-buru, ia tetap mengemudikan kendaraannya dengan penuh kehati-hatian dan sesuai aturan. Saat lampu lalu lintas berwarna merah, ia berhenti dengan suka rela.

Saat berada di dalam kota, kendaraan ia perlamban, tidak melebihi 40 atau 50 km/jam. Ia tetap menghargai hak-hak kendaraan lainnya yang ada di depan maupun di belakangnya, terus memberi kesempatan kepada pejalan kaki atau pengguna sepeda.

Jika kesabaran demikian yang dipraktikkan setiap pengendara kendaraan bermotor, insya Allah ia akan selamat dari kecelakaan. Ia akan selamat dari kejaran polisi karena ia tidak mengebut atau tidak melanggar aturan. Orang lain pun akan selamat dari ulahnya kalau saja ia mengemudi terlalu cepat.

Demikian juga untuk praktik dan aktivitas yang lain, sehingga benarlah firman Allah SWT berikut :


Artinya :
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS Al-Baqarah : 153)

Selasa, 24 Februari 2015

Cerita Unik : Mr. Asa Khair


Alkisah, di sebuah kerajaan, ada seorang penasihat raja yang selalu berpikir positif. Setiap ada kejadian, ia selalu mengucapkan “asa khair” (semoga menjadi baik). Hingga akhirnya ia dikenal sebagai Mr. Asa Khair.

Suatu ketika, sang raja yang memiliki kegemaran berburu mengajaknya untuk melakukan perburuan di hutan. Tiba-tiba, karena kurang hati-hati, jari kelingking tangan sang raja digigit ular dan terpaksa harus dipotong karena keracunan. Sang raja bersedih dan meminta pendapat penasihatnya tersebut.

“Bagaimana pendapatmu tentang jari kelingkingku ini?”, tanya sang raja.

Si penasihat dengan enteng menjawab, “Asa khair, semoga semuanya baik-baik saja, baginda. Apa pun yang terjadi, patut disyukuri.”

Mendengar ucapan penasihatnya itu, sang raja langsung marah besar, “Kurang ajar! Aku sedang terkena musibah, bukannya dihibur malah berkata “asa khair”, malah disuruh bersyukur!”, bentak raja. Karena saking marahnya, sang raja langsung memerintahkan pengawalnya untuk memenjarakan si penasihat itu. Dan sang raja pun mengangkat penasihat baru.

Minggu, 20 April 2014

Taubatnya Malik Bin Dinar

Diriwayatkan dari Malik bin Dinar, dia pernah ditanya tentang sebab-sebab dia bertaubat, maka dia berkata : "Aku adalah seorang polisi dan aku sedang asyik menikmati khamr, kemudia akau beli seorang budak perempuan dengan harga mahal, maka dia melahirkan seorang anak perempuan, aku pun menyayanginya.

Ketika dia mulai bisa berjalan, maka cintaku bertambah padanya. Setiap kali aku meletakkan minuman keras dihadapanku anak itu datang padaku dan mengambilnya dan menuangkannya di bajuku, ketika umurnya menginjak dua tahun dia meninggal dunia, maka aku pun sangat sedih atas musibah ini.

Ketika malam dipertengahan bulan Sya'ban dan itu di malam Jum'at, aku meneguk khamr lalu tidur dan belum shalat isya'. Maka akau bermimpi seakan-akan qiyamat itu terjadi, dan terompet sangkakala ditiup, orang mati dibangkitkan, seluruh makhluk dikumpulkan dan aku berada bersama mereka, kemudian aku mendengar sesuatu yang bergerak dibelakangku.

Ketika aku menoleh ke arahnya kulihat ular yang sangat besar berwarna hitam kebiru-biruan membuka mulutnya menuju kearahku, maka aku lari tunggang langgang karena ketakutan.

Senin, 17 Maret 2014

Rumah Tukang Kayu



Seorang tukang kayu bermaksud untuk pensiun dini dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi perumahan. Ia menyampaikan keinginannya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tidak berkerja lagi akan kehilangan penghasilan bulanannya. Akan tetapi, keinginan si tukang kayu ini sudah bulat. Ia sudah merasa lelah, ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh damai dan ketenangan dengan anak dan juga istrinya.

Di pihak lain, pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia pun memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan dirinya sebuah rumah, sebagai karya terakhir yang bisa dipersembahkan bagi perusahaan.

Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan tersebut. Tetapi sebenarnya hati kecilnya menolakdan merasa terpaksa. Pikirnya, si pemilik perusahaan tidak mau rugi, bahkan saat-saat terakhir pun ia masih dipekerjakan.

Hatinya tak sepenuhnya tercurah pada pekerjaan rumah tersebut. Dengan bahan sekedarnya dan bekerja ogah-ogahan ia pun mengerjakan proyek itu. Alhasil, rumah itu pun selesai dengan hasil yang memang tidak optimal. Ia telah mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak maksimal.

Sabtu, 08 Maret 2014

Kemuliaan Shalat Subuh




Shalat subuh, saat ini banyak ditinggalkan oleh umat Islam. Padahal terdapat banyak kemuliaan yang menegaskan bahwa shalat subuh atau shalat fajar berbeda dengan shalat fardhu yang lain.

Di antara kemuliaan tersebut adalah:

Shalat subuh adalah faktor dilapangkannya rezeki.
Selepas shalat subuh, Nabi SAW mendapati putrinya Fatimah tengah tertidur. Maka beliau membangunkan dan mengatakan : Hai Fatimah, bangun dan saksikanlah rezeki Robbmu, karena Allah membagi-bagikan rezeki para hamba antara shalat subuh dan terbitnya matahari.(HR. Al Mundziri).

Shalat subuh menjaga diri seorang muslim.
Rasulullah SAW : Barangsiapa melaksanakan shalat subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminannya kepada kalian dengan sebab apapun. Karena siapa yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apapun, pasti akan tercabut. Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka Jahanam. (HR. Muslim).

Minggu, 23 Februari 2014

Giving is Receiving


Betapa mulianya Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita akan makna sebuah kebaikan dalam keikhlasan dalam 4 perkara...

Ingat 2 perkara dan lupakan 2 perkara:
Lupakan  kebaikan kita kepada orang lain dan lupakan kesalahan/keburukan orang lain kepada kita.                                                   
Ingatlah selalu kebaikan orang lain dan ingatlah selalu keburukan/kesalahan kita kepada orang lain.

Sebagaimana Sabda Rasulullah  SAW:

"Lupakan semua kebaikan dan pertolongan kita kepada siapapun, tetapi jangan pernah lupakan kebaikan atau pertolongan orang lain kepada kita", itulah makna keikhlasan..

Jangan pernah bosan untuk berbuat baik & jadilah yg terbaik. Ingatlah bahwa memberi tidak akan mengurangi, bahkan akan menambahi..